Kamis, 18 Juli 2013

Agenda Renang Rutin HIMAKEL

Renang rutin adalah program kerja / kegiatan rutin Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan (HIMAKEL) dimana anggota atau mahasiswa ilmu kelautan jurusan perikanan dan kelautan universitas jenderal soedirman diberikan pelatihan atau materi diluar acara perkuliahan, Pada acara tesebut anggota akan dibimbing oleh mahasiswa ilmu kelautan yang lebih berpengalaman dan telah mengambil mata kuliah tersebut yang biasa disebut dengan asisten. Kegiatan renang rutin diadakan setiap seminggu sekali,setiap hari sabtu jam 07.00 WIB, di tempat kolam renang Langen Tirto Sekolah Polisi Negara (SPN). 

Konsep acara ini adalah mahasiswa akan diberikan arahan dari para asisten. Kemudian mahasiswa atau anggota renang rutin melakukan pemanasan yang akan dibimbing oleh para asisten yang besangkutan. Lalu mahasiswa melakukan penyesuain suhu tubuh dengan membasahkan diri dengan air kolam renang tersebut sebelum memulai pelatihan. Setelah itu masuk ke acara inti yaitu pelatihan renang itu sendiri. Pada acara inti pelatihan renang tersebut materi akan diganti setiap 3 kali pertemuan acara renang rutin. Materi tersebut mencakup gerakan gaya bebas,gerakan gaya dada dan gerakan water trappen. Pelatihan renang rutin telah diadakan sejak awal bulan Februari. Terima kasih.

Rabu, 17 Juli 2013


Mahasiswa Unsoed Peduli Maritim
Peringati Ocean Day

JAKARTA (indonesiamaritimenews.com-IMN). Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto ikut ambil bagian memperingati Ocean Day yang jatuh pada 8 Juni. Kepedulian mahasiswa akan dunia maritim dilakukan dengan kegiatan talk show yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Universitas Unsoed.
Talk show dengan tema ‘Dengan Jiwa Maritim Kita Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dan Kemaritiman’ digelar di kampus Unsoed, di Grendeng, Purwokerto, Jateng, Sabtu (8/6/2013). Acara itu menghadirkan pembicara Komandan Lanal Cilacap, Kolonel Laut (P) Hari Mulyadi, SE, MM dan Dr Y Paonganan.
Dalam paparannya, Kolonel Hari Mulyadi menjelaskan tentang peran strategis TNI-AL dalam menjaga kedaulatan negara di laut serta kawasan perbatasan di pulau-pulau terluar.
\"Walaupun kondisi di pulau-pulau terluar kadang tidak ada air tawar, tapi prajurit TNI-AL dan TNI-AD yang ditugaskan tidak pernah menyerah untuk menjaga keamanan dan pertahanan negara dari aktivitas mengancam kedaulatan NKRI,\" katanya. Kolonel Hari Mulyadi memberi apresiasi pada mahasiswa yang peduli akan dunia maritim. (oryza/mar)

SUSUNAN PENGURUS HIMAKEL TAHUN 2013/2014



PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ILMU KELAUTAN (HIMAKEL) PERIODE III
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
TAHUN 2013/2014

Pembina               : Ketua Program Studi Ilmu Kelautan
Ketua umum        : Harry Farhat                                     
Sekretaris             : Tyas Nesya Chandra                         

1. Divisi Hub Masyarakat
Koordinator           : Herdian Wicaksono                        
Staff                      : Danesha Galuh N. A.                    
                               Wahyu Abdul G.                            
                               Nabigh Nabiyl                                 
                                Shendi Priono                              

2. Divisi Penelitian dan Pengembangan
Koordinator          :  Sonny Ichsan                                
Staff                      :  Malinda Yusuf                              
                                M. Zakaria Febrianto                   
                                Rafid a. Shidqi                              
                                Ira Hermayasari                              

3. Divisi Penalaran dan Riset
Koordinator           :  Budi Arisandi                                
Staff                       :  Gema Azan Yunansyah                   
                                 Dzikrina Nur Fatima                      
                                 Syarif Zaky Darmawan                   
                                 Nurul Aini Hilmi                             
                                 Yusuf K.                                        

4. Divisi Keuangan
Koordinator            : Meris Rahmawati                            
Staff                      :  Intan Valent Antari                          
                                Kennie Kemala Astahiruka              
                                Diyah Fatimah Oktaviani                
                                Ridho Zul fakhri                              
                                Adad Furqon al-hadad                       


Senin, 03 Juni 2013

Memperingati tanggal 8 Juni sebagai Hari Kelautan Sedunia,
Himakel Mempersembahkan
TALK SHOW
"Wawasan Kemaritiman, Kondisi daerah perbatasan dan pulau-pulau terpencil"
Pembicara dari Angkatan Laut Cilacap dan Indonesian Maritime Institute

Ayo, hadiri dan jangan lewatkan kesempatan ini!
Tiket terbatas, so, buruan!

Cintai Lautan seutuhnya.
Jalesveva Jayamahe!
Memperingati tanggal 8 Juni sebagai Hari Kelautan Sedunia,
Himakel Mempersembahkan
TALK SHOW
"Wawasan Kemaritiman, Kondisi daerah perbatasan dan pulau-pulau terpencil"
Pembicara dari Angkatan Laut Cilacap dan Indonesian Maritime Institute

Ayo, hadiri dan jangan lewatkan kesempatan ini!
Tiket terbatas, so, buruan!

Cintai Lautan seutuhnya.
Jalesveva Jayamahe!

Kamis, 16 Mei 2013


Sunscreen ( SUN BLOCK ) 
Membunuh Terumbu Karang

Selama ini kita menggunakan sunscreen lotion (sun block) ketika di pantai dan tentunya sunscreen lotion digunakan ketika kita akan berenang di pantai. Tapi apakah kita menyadari bahwa sun screen lotion yang selama ini digunakan dapat menyebabkan kerusakan pada terumbu karang?
Menurut Kusuma.Tirta (2008), kandungan lotion sunscreen yang biasanya kita gunakan di pantai untuk menjaga warna kulit dari sengatan matahari (kebanyakan) mengandung paraben, cinnamate, benzophenone, dan camphor derivative. zat-zat tersebut dapat menganggu kehidupan terumbu karang di bawah laut. Ini juga berarti menambah dampak negatif pada bumi dan menambah parah pemanasan global.
Sebuah studi baru oleh Komisi Eropa mengatakan bahwa lotion tabir surya yang digunakan untuk melindungi kita dari matahari adalah penyumbang utama pemutihan karang. Ultra krim berbasis violet (UV) filter yang digunakan untuk melindungi kulit dari efek berbahaya dari paparan sinar matahari menyebabkan pemutihan karang bahkan jika digunakan dalam jumalah kecil.
Studi baru yang dikeluarkan oleh jurnal AS Prespektif Kesehatan Lingkungan  saat ini memperkirakan hingga 10% dari terumbu karang dunia beresiko pemutihan karang sunscreen-induced. Sebelum penelitian ini menunjukkan bahan kimia dapat terakumulasi dalam hewan air dan terurai menjadi racun. Dalam dosis yang kecil dapat menimbukan debit besar lender karang yang merupakan tanda jelas dari stress lingkungan hanya dalam waktu 18-48 jam. Pemutihan karang terjadi dalam waktu 96 jam. Dalam air laut di sekitar karang bercabang,tingkat virus meningkat menjadi 15kali yang ditemukan dalam sampel control. Hal ini menunjukkan bahwa tabir surya bisa merangsang infeksi laten virus. Peptisida, hidrokarbon, dan kontaminan lainnya juga mendorong gangga atau koral untuk melepaskan virus sehingga mempercepat proses pemutihan karang (Ewing.Bob, 2008).
London, 25 Mei: Para peneliti mengatakan bahwa dari 10.000 ton UV yang diproduksi setiap tahun secara global, 10% akan digunakan oleh 78 juta wisatawan yang berkunjung didaerah tropis. Berenang 20 menit di laut bisa mencuci seperempat dari bahan kimia dalam lotion matahari. Para peneliti percaya 10% dari terumbu karang didunia akan terancam oleh pemutihan karang karena tabir surya. John Bythell seorang ahli karang dari Universitas of Newcastle mengatakan bahwa pemutihan karang sebagai suatu fenomena di seluruh dunia adalah masalah karena membunuh karang dan karang yang mendukung seluruh karang yang merupakan pertahana pantai utama di dunia tropis (Admin, 2008).
Danovaro dan timnya (Universitas Piza, Itali) mempelajari efek paparan tabir surya pada sampel terumbu karang di Samudra Pasifik, Atlantik dan India. Rendahnya tabir surya pada atau di bawah nilai khas yang digunakan oleh perenang, biasa mengaktifkan virus alga dan benar-benar pemutihan karang hanya dalam 4hari (hasil dari penelitiannya). Menurut Donovaro dan timnya menyebutkan pengaruhnya tidak tergantung pasa dosis paparan sehingga karang dengan dosis yang sangat kecil tabir surya sama berbahaya sebagai eksposur yang tinggi. Menurut Rebecca Vega Thurber seorang ahli virus dan peneliti karang laut di San Diego State University di California mengatakan factor lain (akibat ulah manusia) seperti polusi, overfishing, dan sedimentasi semua berkontribusi terhadap degradasi habitat terumbu karang, dan pekerjaaan ini terus berlanjut dalam membunuh karang itu. Dimana Rebeca Vega Thurber ikut dalam penelitian tersebut (Than.Ker, 2008).



Jumat, 18 Januari 2013

MUSYAWARAH ANGGOTA HIMAKEL PERIODE III




Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan (HIMAKEL) Unsoed kembali mengadakan Musyawarah Anggota Periode ke-3 yang di laksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal15 - 16 Januari 2013 yang bertempat di Kampus Jurusan Perikanan dan Kelautan Universitas Jenderal Soedirman. Agenda Musyawarah Anggota ini dihadri oleh undangan Dosen Ilmu Kelautan, perwakilan beberapa himpunan mahasiswa di Jurusan Perikanan dan Kelautan serta undangan dari Alumni dan BPO HIMAKEL.






Agenda ini di awali dengan sambutan dari pembina HIMAKEL yaitu Bapak Dr. Tjahjo Winanto, M.Si dan dibuka oleh Bapak Ir. H. Arif Mahdiana, M.Si. yang kemudian dilanjutkan ke agenda pertama yaitu pembacaan tata tertib jalannya musyawarah anggota dan pemilihan presidium baru. Kemudian terpilihlah sdr Rafid Arifuddin Shidqi sebagai Presidium 1, Ridho Zul Fakhri sebagai Presidium 2 dan Budi Arisandi sebagai Presidium 3. Kemudian jalannya acara diambil alih oleh presidium baru yang dan langsung ke acara selanjutnya yaitu pembacaan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Ketua Himakel Periode 2012/2013 oleh sdr. Adi Lutfi Hanafi dengan hasil bahwa Kepengurusan HIMAKEL Periode tersebut diterima dengan syarat. Berlanjut ke acara berikutnya yaitu Pendemisioneran Ketua Umum dan Kepengurusan HIMAKEL Unsoed Periode ke-2 tahun 2012/2013. Agenda hari pertama dilanjutkan dengan membahas Anngaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, serta GBHO dan GBHK Himpunan Mahasiswa Kelautan. Acara berlangsung sejak pukul 10.00 sampai 21.00. Kemudian dilanjutkan dengan penentuan syarat atau kriteria ketua umum HIMAKEL.


   Hari ke-2 Musyawarah Anggota HIMAKEL dilanjutkan dengan acara pembacaan syarat ketua umum HIMAKEL dan pemilihan ketua umum melalui tahap mencalonkan diri, tahap pencalonan dan penetapan. Kemudian terpilihlah kandidat Ketua Umum Himakel yaitu sdr. Bangun Widodo Pangestu, Harry Farhat, Herdian Wicaksono, Danesha Galuh N.A, dan Tayanto. Acara selanjutnya yaitu pembacaan visi dan misi dari calon ketua di hadapan para anggota Himpunan Mahasiswa Kelautan. Setelah memutuskan dan menimbang siapakah The Next Ketua Umum Himakel dengan menilai di berbagai aspek dan penilaian sesuai dengan syarat dan kriteria yang telah dibuat. 

                      Terpilihlah sdr Bangun Widodo Pangestu sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan (HIMAKEL) Universitas Jenderal Soedirman Periode ke-3 tahun 2013/2014. Acara selanjutnya yaitu serah terima Jabatan antara Ketua Umum lama sdr Adi Lutfi Hanafi dengan Ketua Umum Baru yaitu sdr Bangun Widodo Pangestu. Acara terakhir kemudian ditutup oleh Pimpinan Presidium 1 bahwa Musyawarah Anggota HIMAKEL Periode ke-3 telah selesai.


Selamat Kepada sdr. Bangun Widodo atas terpilihnya sebagai Ketua Umum HIMAKEL Periode ke-3 semoga dapat mengemban tugas selanjutnya membawa HIMAKEL lebih baik dan lebih berjaya lagi. Jalesveva Jayamahe! Ilmu Kelautan, Tetap Jaya!


Selasa, 04 Desember 2012

 

Blogroll

About

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified